Sebelumnya kita udah bahas tuntas soal Tugas Operator Produksi (sebagai pemakai barang) dan Tugas Storekeeper (sebagai penjaga stok di gudang). Kali ini kita akan bahas job desk Material Handler.
Tanpa posisi ini, barang dari Storekeeper ngga akan pernah sampai ke tangan Operator, dan produksi bakal stop line. Kita bedah jobdesc aslinya!
Daftar Isi
Apa Itu Material Handler?
Secara sederhana, Material Handler adalah orang yang punya tanggung jawab penuh buat pergerakan material di area pabrik atau gudang.
Kalo Operator Produksi itu orang yang menjalankan proses material mentah jadi Finished Good (Barang Jadi) Nah, Material Handler merupakan Asistennya Operator yang selalu siap buat nganter semua material ke line produksi.
Tanpa MH, Operator bakal stop karena ngga ada material yang bisa diproses. Jadi, posisi ini vital buat kelancaran produksi!
5 Tugas Utama Material Handler di Pabrik
Buat kamu yang mau ngelamar posisi ini, jangan kaget kalo nanti kerjanya bakal cape. Jujur aja, secara fisik MH emang lebih nguras tenaga daripada Operator yang stay di satu tempat.
Biar ada gambaran, ini rincian tugas hariannya:
Supply Material ke Line Produksi (Feeding)
Ini tugas nomor satu. Kamu harus mastiin stok material (Raw Material) di meja Operator Produksi selalu aman.
Transfer & Penataan Stok (Put Away)
Barang yang udah diterima dari vendor ngga boleh asal geletak. Tugasmu adalah mindahin material ke rak penyimpanan (Racking) sesuai dengan lokasinya.
- Harus rapi dan sesuai aturan FIFO (First In First Out). Barang yang datang duluan, harus ditempatin di posisi paling depan biar diambil duluan.
Menjaga Akurasi Stok (Stock Opname)
Walaupun admin Storekeeper yang megang komputer, tapi Material Handler yang tau fisik barangnya di lapangan.
- Kamu bakal sering diminta bantuan buat ngitung stok fisik (Cycle Count).
- Pastiin jumlah fisik di palet atau bin sama persis dengan barcode yang tertempel. Selisih satu pcs aja bisa jadi masalah besar pas audit inventory.
Handling Bin Kosong & Sampah (Reverse Logistics)
Habis Operator masang komponen, pasti ada sisa kardus, plastik, atau tray kosong. Nah itu tugas MH juga.
- Kamu wajib ngambilin Empty Bin atau sampah plastik atau wrapping dari Line Produksi buat dibalikin ke area gudang atau tempat scrap.
- Jangan sampai area produksi penuh sama tumpukan kardus dan plastik bekas.
Loading & Unloading (Situasional)
Di beberapa PT besar, ini tugas anak Shipping dan Loading. Tapi di banyak pabrik, Material Handler juga sering ditambahin job desknya di sini.
- Barang Datang (Inbound): Nurunin material dari lori vendor dan cek kondisi fisiknya.
- Barang Keluar (Outbound): Muat barang jadi (Finished Goods) ke dalam lori/kontainer.
Skill Wajib Material Handler
Biar kamu dilirik HRD dan ngga gampang sakit pinggang, ada beberapa skill yang wajib kamu punya. Inget, MH jaman sekarang itu bukan cuma ngangkat-ngangkat barang doang.
Lisensi Forklift (SIO)
Ini adalah Golden Ticket. Kalau kamu cuma bisa dorong Hand Pallet, gajimu bakal standar. Tapi kalau kamu punya SIO (Surat Izin Operator) Forklift, baik itu Reach Truck atau Counterbalance, nilai tawarmu bakal naik drastis.
Kondisi Fisik
Ngga perlu kayak atlet punya otot gede, yang penting Stamina. Kamu bakal jalan seharian, narik handjack manual, dan ngangkat beban. Kalau punya riwayat sakit pinggang atau asma, mending pikir-pikir lagi buat lamar material handler.
Teliti Baca Barcode (Part Number)
Ini sering disepelein. Kode part number di pabrik itu kadang cuma beda satu angka (Contoh: Baut-A101 sama Baut-A102).
- Salah ambil material = Salah supply ke operator = Produk NG / Reject.
- Mata harus fokus! Jangan sampe salah ngambil barang.
Spill Gaji & Jenjang Karir Material Handler: Worth It Ngga?
Bang, cape-cape ngangkat barang dapet berapa duit?
- Level Pemula (Helper/Non-Skill): Biasanya di angka UMK setempat + Uang Transport/Makan. (Range: Rp 4,5jt - 5,5jt di kota industri besar).
- Level Skilled (Punya SIO Forklift): Bisa dapet tunjangan skill atau grade lebih tinggi. Range-nya bisa tembus Rp 6jt - 7jt (Belum termasuk over time).
- Lembur (Overtime): Posisi MH ini lumayan gacor kalo soal ot. Apalagi pas Closing akhir bulan atau pas ada kiriman urgent shipment buat ekspor.
Jenjang Karirnya Gimana?
Jangan kira jadi Material Handler itu cuma stuck di situ aja. Jalur karirnya jelas:
- Material Handler (Start)
- Leader Gudang / Foreman (Kalau jago manage tim)
- Supervisor Warehouse (Kalau jago sistem & admin)
Banyak Manajer Logistik yang dulunya mulai dari posisi ini karena mereka yang paling paham soal material di lapangan. Kuncinya: Pelajari alur barang dan sistem administrasinya (SAP/WMS). Jangan cuma mau disuruh ngangkat doang.
Penutup
Gimana? Tertarik jadi penguasa pergerakan barang di pabrik? Kalau kamu orangnya ngga bisa diem dan suka kerja yang selalu gerak, Material Handler adalah posisi yang pas buat kamu, aku sendiri untuk sekarang kerja sebagai storekeeper disalah satu pt yang ada di Batam.
Salam Satu Shift!
Yang nulis, Langit Malaka (Biasa nulis kode, kadang nulis artikel)



