Tugas Operator Produksi: Job Desk, Gaji, & Jenjang Karir (Update 2026)

Manufaktur itu industri paling gede di Indonesia saat ini, apalagi di Batam (Lokasi Writer nih 😭). Banyak yang penasaran, Tugas Operator Produksi itu ngapain aja sih?

Tugas Operator Produksi itu sebenernya simpel dan ga sesusah kek Tugas Store Keeper yang udah aku tulis sebelumnya. Nah, di artikel ini aku bakal jelasin nih tugas operator di perusahaan itu apa aja berdasarkan pengalaman pribadi kerja sebagai Operator Produksi di Batam.

Secara sederhana Operator Produksi itu kerjanya udah di atur sama perusahaan dan dipimpin sama seorang Leader. Jadi, kalo kamu minat nih buat ngelamar kerja sebagai Operator, artikel ini bisa jadi opsi buat nambah wawasan sebelum terjun ke lapangan.

Tugas Operator Produksi: Job Desk, Gaji, & Jenjang Karir (Update 2026)
Jan 04, 2026
8 min read
0 Views
0 Komentar

Manufaktur itu industri paling gede di Indonesia saat ini, apalagi di Batam (Lokasi Writer nih 😭). Banyak yang penasaran, Tugas Operator Produksi itu ngapain aja sih?

Tugas Operator Produksi itu sebenernya simpel dan ga sesusah kek Tugas Store Keeper yang udah aku tulis sebelumnya. Nah, di artikel ini aku bakal jelasin nih tugas operator di perusahaan itu apa aja berdasarkan pengalaman pribadi kerja sebagai Operator Produksi di Batam.

Secara sederhana Operator Produksi itu kerjanya udah di atur sama perusahaan dan dipimpin sama seorang Leader. Jadi, kalo kamu minat nih buat ngelamar kerja sebagai Operator, artikel ini bisa jadi opsi buat nambah wawasan sebelum terjun ke lapangan.

Apa Itu Operator Produksi?

Simpelnya gini, Operator Produksi adalah orang yang bertugas ngubah bahan mentah (raw material) menjadi barang jadi (finished goods) atau barang setengah jadi (semi-finished goods) dengan menggunakan bantuan mesin atau bisa juga pakai peralatan tangan.

Banyak yang ngira kerja operator itu cuma angkat-angkat barang. Padahal SALAH BESAR. Itu mah tugas Material Handler atau gudang.

Sebagai Operator, kamu merupakan ujung tombak pabrik. Tanpa Operator yang jalanin tugasnya, mesin canggih seharga miliaran itu cuma jadi besi tua yang diem doang. Kamu yang punya kendali buat jalanin proses produksi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Work Instruction (WI) yang ketat.

7 Tugas Operator Produksi (Realita di Lapangan)

Nah, ini dia inti dari artikel ini. Kalau kamu browsing di Google, rata-rata artikel cuma nulis mengoperasikan mesin. Singkat kan?

Padahal realitanya di lapangan (apalagi di pabrik elektronik Batam), tugas kita tuh ga cuma jalanin mesin. Dari masuk gerbang, ganti baju di loker, sampai bel pulang bunyi, semuanya ada aturannya.

Berikut gambaran workflow harian seorang Operator Produksi yang sebenernya:

Briefing Pagi

Sebelum kamu nyentuh mesin, hal wajib yang dilakukan pertama adalah Briefing. Kalau di PT Jepang biasa disebut Chorei atau P5M (Pembicaraan Pagi 5 Menit) atau bisa juga Meeting.

Di sini Leader atau Supervisor bakal ngasih info soal target hari ini berapa, info kalau ada quality issue (komplain) dari hari kemarin biar ga keulang, dan biasanya ditutup sama yel-yel atau senam pagi biar ngga ngantuk pas kerja (tergantung perusahaan).

Persiapan Material

Mesin ga bakal bisa jalan kalau ga ada bahan bakarnya, kan? Tugas kamu adalah memastikan material di meja kerja atau di line udah tersedia dan sesuai dengan tipe atau model yang mau dijalankan.

Jangan sampai Stop Line cuma gara-gara kamu telat ngambil material atau materialnya habis (shortage). Di pabrik, mesin berhenti 1 menit aja itu kerugiannya gede, dan siap-siap aja nama kamu dipanggil Leader. Ini tergantung juga, kalo stop line nya itu karena material nya yang belum ready dari Store maupun dari Vendor biasanya ngga masalah karena ini udah beda ranahnya.

Mengoperasikan Mesin & Assembling

Ini tugas utamanya. Tergantung kamu ditempatin di bagian apa:

  • Bagian Mesin (Machining/SMT/Molding): Kamu tekan tombol start, pantengin monitor, dan pastiin mesin jalan lancar. Kalau ada alarm error bunyi, kamu yang harus cepat info ke teknisi, jangan ngide buat benerin mesin sendiri karena kalo mesin yang error itu tugasnya teknisi bukan operator.

  • Bagian Manual (Assembling): Kamu punya job desk buat ngerakit komponen pakai tangan, obeng, atau pinset. Di sini kecepatan tangan (dexterity) dan ketelitian mata diuji.

Mengejar Target Produksi (Target Output)

Kerja di pabrik itu musuh utamanya adalah waktu. Setiap jam, Leader pasti bakal keliling buat nanya: “Dapat output berapa jam ini?”

Kamu harus kerja sesuai Cycle Time (waktu standar per satu pcs). Kalau target 1 jam harus dapet 100 pcs, ya kamu harus kejar itu. Kalau kurang, kamu harus punya alasan yang logis dan masuk akal (misal: mesin rusak atau material telat dari MH).

Quality Control (QC) Dasar

Jangan mentang-mentang kejar target, terus kualitas dilupain. Operator itu wajib melakukan Self-Check.

Artinya apa? Sebelum barang itu dilempar ke proses selanjutnya (next process), kamu harus cek dulu secara fisik: Ada baret gak? Ukurannya pas gak? Jangan sampai barang Reject (NG) lolos tercampur sama barang Bagus (OK), karena bisa bikin satu Pallet produksi kena hold sama orang QA (Quality Assurance).

Kamu harus bisa juga melakukan Visual Checking cuma karena kamu Operator, bukan berarti visual checking ga penting.

Isi Laporan Kerja (Log Sheet)

Biasanya kalo udah masuk akhir shift, kamu wajib ngisi kertas laporan atau input data ke komputer (Log Sheet). Isinya biasanya:

  • Total barang bagus (OK) yang didapat.
  • Total barang rusak (NG).
  • Jam berapa mesin error (Downtime).

Ini bukti tertulis alias jejak rekam kalau kamu udah kerja bener seharian.

Menjaga Kebersihan (5R / 5S)

Istilahnya “Datang bersih, pulang harus bersih”. Sebelum operan ke shift berikutnya, area kerjamu wajib bersih sebelum lawan shift dateng.

Kalo kamu bingung apa itu 5S / 5R aku jelasin singkat aja ya: 5S merupakan istilah dari bahasa jepang yang bertujuan untuk membuat lingkungan kerja yang nyaman, efisien, produktif, dan aman. Kalo versi indonesia nya kita kenal sebagai 5R.

  1. Ringkas - Seiri
  2. Rapi - Seiton
  3. Resik - Seiso
  4. Rawat - Seiketsu
  5. Rajin - Shitsuke

Sampah sisa material dibuang, meja dilap, dan alat kerja dibalikin ke tempat asalnya. Ini bagian dari budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) yang hukumnya wajib di hampir semua pabrik manufaktur.

Perbedaan Tugas Berdasarkan Jenis Industri

Banyak yang salah paham soal ini, ngira kalau tugas operator itu sama aja di semua pabrik. Padahal, beda industri, beda juga jobdesk dan penderitaannya 🤣.

Tugas operator di pabrik perakitan HP jelas beda jauh sama operator di pabrik peleburan baja. Biar kamu ada gambaran mau melamar ke mana, nih aku kasih perbedaannya:

Industri Manufaktur Elektronik

Ini adalah jenis industri yang paling banyak di Batam terlebih di Muka Kuning.

  • Lingkungan Kerja: Biasanya ber-AC, bersih, dan terang. Kamu wajib pakai baju antistatis (Smock) atau Dustcoat, topi, masker, dan sepatu safety untuk anak store, sandal ESD untuk Operator.

  • Fokus Tugas: Ketelitian tingkat dewa. Komponen yang dipegang itu kecil-kecil, (mikrochip/kapasitor).

  • Fisik: Ngga terlalu berat angkat-angkat, tapi capeknya di mata dan mental karena harus teliti ngeliat barang kecil seharian. Kebanyakan kerjanya duduk atau berdiri di satu tempat.

  • Contoh: Pabrik perakitan HP, Laptop, PCB, atau Sensor.

  • Perusahaan: Pegaunihan Technology Indonesia, AOHAI Technology, ASUS.

Industri Otomotif & Logam Berat

Kalau kamu kerjanya di pabrik bikin sparepart motor/mobil atau alat berat.

  • Lingkungan Kerja: Siap-siap panas, bising, dan bau oli. Di sini kamu wajib pakai Safety Shoes yang ada besinya, helm proyek, dan sumbat telinga (earplug).

  • Fokus Tugas: Mengoperasikan mesin besar kek Stamping, Welding (las), atau Casting (pengecoran).

  • Fisik: Lebih menguras tenaga. Kamu bakal sering berurusan sama benda-benda berat dan oli.

  • Contoh: Pabrik perakitan motor, pembuatan rangka mesin, atau galangan kapal (shipyard).

Berapa Gaji Operator Produksi?

Ini pasti bagian yang paling kalian tunggu-tunggu, kan? 🤣

Bang, kerja capek berdiri seharian gitu gajinya berapa sih?

Jawabannya: Tergantung UMK Daerah masing-masing.

Tapi, karena penulis based di Batam, aku kasih gambaran gajinya pake standar UMK Batam (salah satu UMK tertinggi di Indonesia). Secara umum, komponen Gaji Operator Produksi itu terdiri dari 3 hal:

Gaji Pokok (Basic Salary)

Ini angka pasti yang bakal masuk rekening kamu tiap bulan, mau ada kerjaan atau enggak. Biasanya ngikutin UMK (Upah Minimum Kota). Kalau di Batam, UMK-nya udah tinggi banget (di atas 4,9 Juta). Jadi gaji pokoknya ya segitu.

Tunjangan-Tunjangan (Allowance)

Nah, ini pemanisnya. Selain Gaji Pokok, biasanya dapet tambahan:

  • Uang Makan & Transport: Ada yang dikasih duit mentah, ada yang dikasih katering/jemputan bus.
  • Tunjangan Shift: Kalau kamu kena shift malam (shift 3), biasanya ada duit tambahan per harinya kisaran 15rb sampai 30 rb. Lumayan buat beli kopi.
  • Tunjangan Kehadiran (Full Attendance): Ini bonus buat kamu yang rajin masuk sebulan penuh tanpa alpha/sakit dan kisaran nya sekitar 50rb sampai 150rb tergantung perusahaan.

Lembur (Overtime / OT) 🤑

Ini dia penyelamat dompet anak rantau. Gaji Operator itu bisa meledak kalau lembur / OT-nya kenceng. Rumusnya simpel: Makin sering lembur, makin tebal slip gaji dan makin gede juga potongannya 😭😭 Di pabrik elektronik pas lagi peak season (misal mau rilis HP baru), lemburan bisa gila-gilaan. Gaji total (THP) bisa tembus 7 sampai 9 Juta kalau kamu kuat fisiknya, belum lagi kalo dapet kompensasi dari perpanjangan kontrak dan THR bisa tembus 2 digit 🤑🤑.

Disclaimer: Gaji di atas itu estimasi kasar di kota industri besar kek Batam, Cikarang, atau Karawang. Kalau di daerah lain, menyesuaikan UMK setempat ya.

Jenjang Karir (Career Path)

“Ah, jadi operator mah mentok gitu-gitu aja.” Eits, siapa bilang? Di pabrik itu jenjang karirnya jelas, asalkan kamu punya skill, Attendance, dan attitude yang bagus.

Jalur promosinya biasanya gini:

  1. Operator: Level pemula.
  2. Leader / Foreman: Orang yang mimpin satu line produksi. Syaratnya harus jago soal output dan berani ngomong.
  3. Supervisor: Ini atasanya para Leader. Udah jarang megang mesin, lebih banyak meeting dan atur strategi produksi.
  4. Asst. Manager / Manager: Level dewa.

Jadi, jangan minder jadi Operator. Banyak juga Manajer Produksi yang dulunya ngerintis karir dari level Operator, yang penting mau belajar dan ga males-malesan apalagi sering ga masuk.

Kesimpulan

Jadi Operator Produksi itu emang kerjanya teliti dan butuh fisik kuat, tapi worth it buat kamu yang baru lulus sekolah (fresh graduate) pengen nyari pengalaman kerja dan modal.

Kerjanya jelas, gajinya jelas (apalagi kalau UMK-nya tinggi), dan dapet BPJS lengkap.

Gimana? Tertarik buat ngelamar jadi Operator? Atau masih ragu? Kalo ada yang mau ditanyain soal dunia pabrik, tulis aja di kolom komentar ya!

0
Tugas Operator Produksi: Job Desk, Gaji, & Jenjang Karir (Update 2026)
Tugas Operator Produksi: Job Desk, Gaji, & Jenjang Karir (Update 2026)

Manufaktur itu industri paling gede di Indonesia saat ini, apalagi di Batam (Lokasi Writer nih 😭). …

Bagikan Artikel AnakPT ke:
  • WhatsApp
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

Komentar (0)

Paste kode HTML/Script di sini untuk di-parse (Encode).
Membalas: ...
Guest
Support Markdown
Memuat komentar...